Bayanganmu menari-nari,
bayangannya menari-nari.
Aku tak peduli lagi,
aku seharusnya tak peduli lagi.
Remang-remang, banyak orang,
menunggu gegap gempita yang mendatangi kita.
Meluncur dan menderas,
semua menghantamku begitu keras.
Berhenti lah, berhenti lah,
berhenti lah membuat konsentrasiku terpecah.
Adiktif, namun korosif.
Rasa penasaran memang lebih baik dibiarkan mati heran.
No comments:
Post a Comment